Renungan Harian

Jika Anda ingin berlangganan renungan harian ini melalui email, silahkan daftarkan email Anda di sini.

Menjadi saudara Yesus

diposting pada tanggal 2 Jan 2018 04.48 oleh Admin Situs

Ada teman yang sudah sama seperti saudara sendiri. Biasanya itu terjadi karena adanya kesepahaman, sepenangunggan, seperjuangan yang sungguh nyata dalam pertemanan. Sungguh beruntung memiliki orang-orang yang mengerti apa yang kita perjuangkan dan mendukung kita dengan ketulusan bukan?

Bagi Yesus, kesediaan seseorang untuk menghidupi kehendak Allah yang dinyatakan melalui Firman menjadi sebuah tanda bahwa orang itu mengenal Dia dengan baik. Yesus tidak ragu untuk menyebut orang-orang yang seperti itu sebagai saudara-saudaranya. Sebuah relasi yang sungguh berisi benar-benar terjadi. (Mat. 12:46-50)

EE

Menyingkir

diposting pada tanggal 31 Des 2017 11.03 oleh Admin Situs   [ diperbarui31 Des 2017 11.03 ]

Kebijaksanaan menuntun kita kepada pilihan hidup yang tepat dan tidak ekstrim. Adakalanya kita harus melembutkan hati dan tidak terlalu terburu-buru di dalam mengambil sebuah tindakan meskipun kita anggap tindakan kita baik sekalipun. Tidak ada salahnya kita menyingkir dan menghindari apa yang jelas-jelas hanya akan menambah masalah dalam hidup kita.

Keluarga Yusuf dan Maria mengalami ancaman yang serius. Karena kedengkian Herodes, keluarga kecil itu harus menyingkir ke Mesir. Mereka mengambil pilihan yang tidak semberono dan sesuai dengan akal sehat. Pilihan mereka juga ternyata menggenapi apa yang dinubuatkan para nabi (Mat. 2:13-18)

Menyingkir sesaat untuk menghindari permasalahan yang lebih besar bukan tindakan pengecut. Terkadang itu justru tindakan yang sehat dan wajar. Semestinya selalu ada waktu untuk setiap tindakan yang kita ambil. Waktu yang pas.

EE

Jika kita mengaku

diposting pada tanggal 31 Des 2017 10.53 oleh Admin Situs   [ diperbarui31 Des 2017 10.53 ]

Seorang anak telah melakukan kesalahan kepada orang tuanya. Ketimbang menyembunyikan diri dan membela diri untuk menutupi kejahatan, anak itu dengan menyesal dan hormat datang kepada orang tuanya. Ia mengakui segala kesalahan yang telah diperbuatnya. Apa yang menjadi tanggapan orang tuanya saat menyaksikan pilihan anaknya untuk mengakui kesalahan itu?

Yohanes menasihati, bahwa Allah adalah setia dan adil. Jika kita mengaku dosa kita, Allah akan mengampuni dan membawa kita kepada apa yang seharusnya. Allah adalah kasih. Kasih yang sejati tidak menghancurkan dan merusak. Kasih memulihkan dan memperbarui. Sungguh sebuah rahmat yang besar dari Allah (1 Yoh. 1:1-9)

EE

Di ujung hidup Stefanus

diposting pada tanggal 31 Des 2017 10.42 oleh Admin Situs

Para martir bukanlah orang yang bersedia mati konyol. Bukan! Para martir adalah orang yang menghidupi kasihnya dengan setia kepada Allah dan menghendaki supaya semua orang mengalami kebaikan Allah melalui apa yang dihidupinya. Mereka tidak akan pernah mundur untuk mengerjakan kebaikan Allah, bahkan jika harus dihambat oleh kematian sekalipun.

Di ujung hidup Stefanus, pengikut Kristus yang menjadi martir, tidak ada caci maki dan kebencian. Stefanus menyayangkan kekerasan hati orang-orang yang tidak mau menerima kabar baik yang Allah sampaikan melalui Kristus. Dan yang paling mulia, sebagaimana Kristus telah teladankan, Stefanus mengakhiri hidupnya bukan dengan kebencian atau melenyapkan nyawa manusia lain. Stefanus memohon supaya Allah mengampuni dosa-dosa orang yang menyakitinya (Kis. 7:51-60)

Apa yang menjadi harapan kita saat nanti kita berada pada ujung hidup kita? Apakah kasih tetap ada? Apakah pengampunan tetap terucap?

EE

Bijaksana, adil dan beribadah

diposting pada tanggal 31 Des 2017 10.25 oleh Admin Situs

Semakin hari, semakin tua, semestinya ada begitu banyak pelajaran yang dapat diambil oleh seorang anak manusia. Ada yang mesti diubah, ada yang mesti dilanjutkan. Apa yang jelas-jelas merusak diri harus ditinggalkan. Apa yang baik, diperjuangkan dengan semangat yang baru setiap hari.

Dalam iman kristiani, segenap perbuatan baik muncul karena kasih sayang dari Allah yang diberikan-Nya secara gratis dalam bentuk pengampunan dosa karena Yesus Kristus. Dengan kesadaran penuh sebagai seorang yang sudah diampuni dan disayangi, nilai-nilai hidup menjadi baru. Titus mencontohkan, semestinya semakin hari yang muncul adalah kebijaksanaan, sikap adil dan menjalalankan hidup ini sebagai sebuah ibadah/bakti kepada Allah (Tit. 2:11-14)

EE

Bagaimana hal itu mungkin?

diposting pada tanggal 31 Des 2017 10.18 oleh Admin Situs

Demikianlah diungkapkan oleh Maria ibu Yesus, saat mendapatkan berita suci dari malaikat bahwa ia akan menjadi ibu bagi Yesus. Memang ada banyak hal yang tidak biasa yang dialami oleh Maria. 

Tetapi berita suci itu bukan mengarah kepada yang aneh-aneh semata. Kehadiran Yesus adalah untuk kebaikan bagi alam semesta. Jika berakhir pada kebaikan, ternyata segalanya menjadi mungkin. Demikianlah janji Allah dalam proyeknya membarui dunia ini melalui Maria (Luk. 1:26-38).

Jika ada keraguan tentang bagaimana kebaikan yang akan kita kerjakan dapat mengubahkan keadaan kita dan orang lain kelak, ingatlah kembali apa yang terjadi dengan Maria. Ingatlah kembali bahwa segala sesautu dimungkinkan Allah demi damai sejahtera-Nya yang harus nyata bagi dunia ini.

EE

Ingin tahu

diposting pada tanggal 31 Des 2017 10.11 oleh Admin Situs

Ingin tahu dan memeriksa sebuah peristiwa adalah sikap yang sehat. Ini menjadi sebuah tanda bahwa kita ingin mendapatkan pengetahuan atau mengkonfirmasi kebenaran. Jika dilakukan dengan kerendahan hati, bukan tidak mungkin ada pengetahuan dan pengalaman-pengalaman baru yang bermanfaat bagi hidup dapat diraih. Tetapi jika tinggi hati dan kekerasan pendapat lebih menonjol, biasanya kita tidak akan kemana-mana.

Banyak orang ingin tahu siapakah Yesus itu sebenarnya. Ada yang mengatakan Dia nabi. Ada yang mengatakan bahwa Dia adalah Mesias, sebuah gelar bagi yang diurapi Allah yang akan memimpin umat kepada segala yang baik. Sayangnya, tidak sedikit yang pada akhirnya berakhir di dalam keraguan dan ketidakpercayaan (Yoh. 7:40-52)

Jika sekarang ini kita memiliki keingintahuan dan keinginan belajar untuk semakin mengenal Kristus dan memahami pengaruh-Nya bagi hidup kita, berbahagialah. Jangan menyerah dan berakhir dalam keraguan. Dalam pertolongan Roh Kudus, kita pasti menjumpai dan mengenal-Nya dengan sangat baik.

EE

Ekspresi dan impresi

diposting pada tanggal 31 Des 2017 09.39 oleh Admin Situs   [ diperbarui31 Des 2017 10.00 ]

Ekspresi adalah pesan yang ditampilkan. Impresi ialah kesan yang ditangkap. Tidak ada yang salah dengan menjadi ekspresif. Terlebih lagi jika hati kita sungguh senang dan bahagia. Tentu bukan untuk cari muka atau dibuat-buat. 

Daud mungkin adalah raja Israel yang paling ekspresif. Kegembiraannya karena simbol kehadiran Allah melalui tabut perjanjian dia ungkapkan dengan tari-tarian yang dilakoninya sendiri. Ini menjadi semacam penyemangat hidupnya bahwa dalam penyertaan Allah, segala hal semestinya dijalankan dengan penuh kegembiraan dan sukacita (2 Sam. 6:12-19)

Apakah Anda termasuk seseorang yang ekspresif di dalam menunjukkan kesetiaan, komitmen dan kasih sayang Anda bagi Allah dan segenap ciptaan-Nya?

EE

Pelbagai cara Allah bicara

diposting pada tanggal 31 Des 2017 08.56 oleh Admin Situs

Pemutakhiran cara adalah tindakan bijaksana supaya tujuan yang hendak dicapai dapat terjadi sempurna. Keengganan untuk memikirkan berbagai cara yang mungkin dapat ditempuh dalam mencapai tujuan biasanya terjadi karena putus asa atau kemalasan.

Beruntung bahwa Allah itu kasih-Nya setia. Dengan pelbagai cara Allah berbicara untuk memberikan apa yang baik bagi dunia ini. Cara yang paling sempurna menurut penulis surat Ibrani ialah melalui kehadiran Yesus Kristus, yang adalah Anak Allah (Ibr. 1:1-4) Sedari awal penciptaan dunia dan karena segala karya-Nya di dunia ini jelas-jelas telah menunjukkan bahwa Kristus adalah Anak Allah. Setiap orang yang percaya kepada pemberitaan Kristus pun menjadi anak-anak Allah. Relasi menjadi akrab dengan Allah dan perubahan hidup terjadi karena pemahaman bahwa Allah menjadi seperti Bapa yang memelihara dan menginginkan apa yang baik buat anak-anak-Nya dan bukan sebagai "penghukum" dan "gila hormat".

Terpujilah Bapa, Anak dan Roh Kudus, karena cara-Nya yang luar biasa menganggumkan dan berdampak besar bagi dunia ini!

EE

Perlakuan kepada sang pembawa perubahan

diposting pada tanggal 31 Des 2017 08.45 oleh Admin Situs

Orang yang membawa perubahan dalam kehidupan akan menemui hambatan. Sebab tidak semua orang mengerti pentingnya perubahan. Tidak semua orang nyaman dengan gagasan baru yang membawa kehidupan menjadi lebih baik. 

Yohanes Pembaptis menurut Yesus, telah menjalankan tugasnya dalam semangat roh Elia (Mrk. 9:9-13). Tetapi tidak semua orang menerima dia dan mau berubah karena berita yang disampaikan olehnya. Malah ada orang yang dengan sekehendak mereka memperlakukan Yohanes Pembaptis. Bukannya bertobat dan "berobat jalan" mereka malah "mendebat dan kumat" dalam dosa.

Sekarang ini apakah kita ini termasuk dari kumpulan orang yang membawa perubahan? Atau orang yang sudah menerima gagasan untuk memperbarui hidup? Mengingat nasihat Kristus, jangan perlakukan dengan sekehendak hati orang-orang yang melakukan pembaruan dalam hidup. Sebab sejatinya, ia atau mereka sedang memberikan hal yang maha baik bagi hidup kita.

EE

1-10 of 76