Cacing, Ulat dan Anak Domba

diposting pada tanggal 14 Jan 2015 13.49 oleh Essy Eisen
Dasar perenungan : Yesaya 41:14-20, Yohanes 1:29-34

Pernah dalam zaman Yesaya, Israel dipanggil dengan sebutan “cacing Yakub” dan “ulat Israel”. Cacing dan Ulat adalah binatang kecil. Mereka adalah binatang yang kalah pamor jika dibandingkan dengan burung Elang atau Rajawali yang acap menjadi simbol dari sebuah negara. Namun dengan sebutan yang kecil itu Allah tidak pernah mengecilkan umat-Nya. Allah berkenan menebus mereka dan menjadikan mereka berkat yang hidup bagi banyak orang. Kepedulian Allah nyata kepada semua orang kecil dan susah.

Yohanes Pembaptis, menyebut Yesus Kristus sebagai “Anak Domba Allah”. Bagi para gembala, anak domba adalah aset penting yang sangat disayangi. Jika Kristus adalah “Anak Domba Allah”, maka bagi Yohanes, Kristus adalah yang sangat disayangi Allah. Tetapi Ia bukan semata-mata disayangi Allah. Kenyataan bahwa Roh Allah hadir di dalam diri Kristus menyadarkan Yohanes Pembaptis bahwa Kristus pun adalah Anak Allah. Melalui kehadiran Kristus, karya penyucian banyak orang dari dosa oleh karena kasih Allah yang besar, sudah dimulai! 

“Kami ini kecil dan susah hati karena dosa. Tetapi karena kasih-Mu yang besar ya Allah, kami ditolong dan disucikan melalui kehadiran Anak-Mu. Terima kasih Tuhan.”
Comments