Didikan keras Allah!

diposkan pada tanggal 21 Jan 2015 17.40 oleh Essy Eisen
Dasar Perenungan: Yeremia 19:1-15, Wahyu 18:11-20

Seperti orang tua sangat sayang kepada anak-anaknya, demikian juga Allah kepada umat-Nya. Tanda kasih dan sayang tidak melulu berwujud dalam tindakan belaian manja saat anak-anak menurut, tetapi juga didikan tegas jika si anak melakukan tindakan-tindakan yang membahayakan dirinya. Tidak ada orang tua yang girang dan bangga sewaktu melihat anaknya yang masih kecil bermain-main dengan pisau dapur yang tajam misalnya. Orang tua itu dengan tegas mengambil pisau itu dan dengan nada keras dan tegas mengingatkan si anak untuk tidak menyentuhnya lagi, sebab pisau itu dapat melukainya.

Rasanya begitu juga kita dapat memahami didikan tegas Allah yang disampaikan oleh Nabi Yeremia dan Rasul Yohanes kepada umat Allah yang sudah mengambil tindakan-tindakan yang membahayakan diri mereka pada zaman itu. Didikan keras demi kebaikan. Didikan keras yang berangkat dari cinta kasih. Jangan bermain-main dengan apa-apa yang dapat membahayakan diri. Sebab Allah, dapat mendidik kita dengan keras.

“Karena kasih-Mu, Engkau dapat saja mendidik kami dengan keras. Ampunilah kami ya Allah. Tolonglah kami untuk menjauhkan diri dari segala hal yang dapat membahayakan kehidupan anugerah-Mu ini. Amin.”
Comments