Penasaran yang mengubahkan hidup

diposting pada tanggal 15 Jan 2015 06.35 oleh Essy Eisen
Dasar perenungan: Yohanes 1:43-51

Natanael sobat Filipus, tidak habis pikir jika Mesias, yaitu Orang yang diurapi Allah sebagaimana dijanjikan oleh para nabi dan yang ia dengar dari nenek moyang spiritualnya berasal dari Nazaret. Natanael yang penasaran ini pergi menjumpai Yesus.

Natanael bukanlah orang yang cepat menilai tanpa menyidiki lebih lanjut dengan objektif. Apa yang terjadi kemudian? Yesus ternyata mengenal Natanael dengan sangat baik. Entah apa yang dilakukan Natanael di bawah pohon ara sebelumnya. Tetapi pengenalan yang baik dari Yesus tentang diri-Nya, menjadi pengalaman spiritual tersendiri bagi Natanael, untuk kemudian tidak ragu mengikut Yesus sepanjang hidupnya.

Penasaran adalah langkah awal yang baik untuk belajar banyak hal. Tetapi cepat menyimpulkan dan tinggi hati adalah penghalang yang paling manjur untuk menjadi kerdil dan bodoh. Kapan terakhir kali rasa penasaran kita pada Yesus berakhir di dalam perjumpaan dengan-Nya yang kemudian berdampak dalam pembaruan hidup kita? 

“Tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Mu ya Allah. Engkau mengenali kami dengan sangat baik. Kami akan mengikuti-Mu ya Kristus. Tuntunlah hidup kami selama-lamanya. Amin.”
Comments