Tidak takut!

diposting pada tanggal 7 Jan 2015 17.20 oleh Essy Eisen   [ diperbarui7 Jan 2015 17.21 ]
Dasar perenungan: Ibrani 11:23-29

Salah satu tindakan iman yang nyata ialah “tidak takut”! Ya. Orang tua Musa tidak takut terhadap perintah raja yang bengis. Mereka menyembunyikan Musa dari rencana pembunuhan massal kebijakan pemerintah yang tidak berperikemanusiaan. Musa tidak takut menderita. Ia berani meninggalkan ruang nyaman istana berangkat dari solidaritas terhadap saudara-saudaranya yang ia kasihi. Sebagai penyintas, Musa memimpin saudara-saudaranya keluar dari perbudakan keji, selamat dalam bimbingan Allah.

Saat berpihak kepada cinta kasih Allah, berpihak kepada kesetaraan hak-hak kemanusiaan, berpihak kepada perjuangan lepas dari penindasan dan kekejian, iman mendapatkan bentuknya dengan nyata senyata-nyatanya dengan sikap yang “tidak takut”.

“Ya Allah, karuniakanlah kami keberanian itu. Keberanian yang lahir dari iman akan janji penyertaan dan pemeliharaan-Mu yang sempurna atas setiap orang yang berpihak dan memperjuangkan cinta kasih-Mu. Amin.”