Untung dan rugi

diposting pada tanggal 14 Des 2017 08.01 oleh Admin Situs   [ diperbarui14 Des 2017 08.02 ]
Rasul Paulus mengalami pembaruan paradigma (model, gambaran) spiritualitas. Dahulu ia menganggap bahwa Allah dapat dijumpai dengan baik melalui tata aturan keagamaan yang diberlakukan dengan ketat. 

Namun, semenjak perjumpaannya dengan Kristus, ia sadar bahwa yang utama itu adalah hati yang taat dan penuh kasih yang tulus (iman) kepada Allah yang mengasihi. Jadi bukan sesempit memberlakukan aturan keagamaan yang membabi buta saja.

Hidup dalam pemahaman dan sikap yang lama, ia anggap sebagai sebuah kerugian. Sedangkan hidup karena anugerah yang Allah berikan melalui Kristus, adalah sebuah keuntungan. (Flp. 3:7-11)

Bukankah begitulah pertobatan yang sehat? Hidup yang tidak berkualitas dan berujung pada kesusahan karena dosa adalah kerugian. Hidup yang harusnya dijauhi. Sedangkan hidup yang baru karena pertolongan Allah, adalah sebuah keuntungan. Hidup yang dari hari ke hari semakin disempurnakan-Nya.

EE
Comments