Yohanes 6:41-47

diposting pada tanggal 2 Jan 2011 00.37 oleh Essy Eisen   [ diperbarui 1 Jun 2014 12.58 oleh Admin Situs ]
Bersungut-sungut

Sungut-sungut muncul saat ada ketidakpuasan antara apa yang dianggap ideal dengan kenyataan yang dihadapi. Akibat dari sungut-sungut ada baik dan buruknya. Baiknya, itu dapat menjadi pemacu kinerja menjadi lebih baik dengan mengoreksi apa-apa yang tidak pas. Tetapi menjadi buruk kalau sungut-sungut itu muncul karena keengganan untuk dikoreksi agar melangkah menuju kepada sesuatu yang lebih baik lagi.

Orang-orang Yahudi bersungut-sungut mendengar tentang penyataan jati diri Yesus Kristus berkaitan dengan berita yang di bawa-Nya. Pemahaman dan pikiran mereka dibatasi oleh apa yang selama ini mereka yakini, tanpa berupaya terlebih dahulu menyimak berita yang disampaikan Yesus. Mereka menyanggah pesan yang disampaikan Yesus karena penilaian terhadap "tampilan" Yesus berdasarkan apa yang mereka ketahui. Ada semacam stereotipe di sini terhadap Yesus. Orang-orang Yahudi dalam kisah yang dituliskan Yohanes ini berdebat satu sama lain, tanpa kemauan untuk mengambil keputusan. Mereka mendengar pengajaran Yesus, tetapi tidak mau belajar. Padahal jelas, apa yang disampaikan dan dikerjakan Yesus merupakan "makanan" yang akan membawa kehidupan. "Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal." (Yoh 6:47)

Keterbukaan kepada sapaan Roh Kudus yang memberikan teguran membangun berujung pada kehidupan.
Comments