Kegiatan‎ > ‎

Renungan Warta

Disalin dari renungan warta yang tercetak pada
halaman muka Warta Jemaat GKI Halimun

Jika Anda ingin berlangganan isi renungan warta melalui email, silahkan daftarkan email anda di sini.

Pewarta yang memulihkan

diposting pada tanggal oleh Admin Situs

Yohanes 1: 6 - 8, 18 - 28

Minggu adven III disebut dengan Minggu Gaudate artinya sukacita, oleh sebab itu warna liturgisnya menggunakan warna merah muda. Pewarta yang memulihkan merupakan panggilan bagi orang beriman. Bilamana kita mampu menjalankan panggilan tersebut, maka kita akan menghadirkan sukacita bagi setiap orang yang berelasi dengan kita.
  1. Apa tugas utama Yohanes Pembaptis? 
  2. Siapakah Yohanes Pembaptis menurut banyak orang? Mengapa mereka berpikir demikian? 
  3. Bagaimana cara Yohanes Pembaptis memperkenalkan identitasnya kepada orang banyak? 
  4. Karakter apa yang Yohanes Pembaptis tunjukkan sebagai pewarta Allah? 
  5. Kita adalah pewarta Allah pada masa kini, apa yang sudah kita lakukan sebagai pewarta Allah?
Minggu 17 Desember 2017
NS

Pembaruan Hidup

diposting pada tanggal 6 Des 2017 12.23 oleh Admin Situs

Markus 1:1-8

Memasuki Minggu Adven yang kedua, kita kembali menjumpai Yohanes Pembaptis yang menyerukan kepada kita untuk bertobat dan memberikan diri dibimbing dalam hidup yang baru oleh Yesus Kristus, Juruselamat hidup kita. Tidak ada kata terlambat untuk berubah dan memperbarui hidup. Dengan anugerah Allah yang dinyatakan melalui kekuatan kuasa kasih Kristus, kita mendapatkan kedamaian untuk berani meninggalkan kebodohan dosa.

Jika kita terjatuh di jalan misalnya, lalu lutut kita terluka serta dipenuhi debu dan kotoran, pengobatan pertama ialah membersihkan luka-luka itu dari debu dan kotoran menggunakan alkohol. Pedih rasanya. Tetapi itu perlu, supaya debu dan kotoran yang dipenuhi bakteri itu tidak menginfeksi sistem tubuh kita. Demikianlah Yohanes Pembaptis mengajak kita Minggu ini untuk meninggalkan kejahatan hidup kita, supaya kejahatan itu tidak menyeret kita kepada kebinasaan. Setelah dibersihkan, luka diobati, ditutup, dirawat dengan baik. Demikian juga selanjutnya, hidup yang meninggalkan dosa itu harus diisi dengan menaati ajaran Yesus Kristus, pemberian Allah yang menyembuhkan kita dengan sempurna karena anugerah kasih-Nya.
  1. Firman Allah melalui nabi Yesaya mengatakan bahwa Kedatangan Juruselamat (Mesias/Kristus) didahului oleh utusan Allah yang akan mempersiapkan dan meluruskan jalan untuk-Nya. Siapakah utusan yang dimaksud itu
  2. Apa yang diserukan oleh Yohanes Pembaptis? Di mana lokasi ia menyerukan hal itu? Mengapa Yohanes memilih lokasi itu menurut Anda?
  3. Bagaimana reaksi orang-orang yang mengetahui seruan itu?
  4. Apa yang menjadi pakaian Yohanes pembaptis? Apa yang menjadi makanannya? Apakah gaya berpakaian dan gaya makan ini memberikan pesan tertentu kepada khalayak?
  5. Apa pesan pemberitaan Yohanes Pembaptis kepada orang-orang yang memberi diri dibaptis olehnya?
  6. Apa makna pertobatan bagi Anda? Bagaimanakah ciri-ciri orang yang bertobat itu?
Minggu 10 Desember 2017
EE

Tunas Pengharapan

diposting pada tanggal 2 Des 2017 00.50 oleh Admin Situs

Markus 13: 24 - 37

Akhir zaman acapkali menjadi percakapan yang menarik bagi manusia, bahkan tidak jarang fenomena akhir zaman divisualisasikan dalam bentuk film, misalnya Armagedon. Minggu adven 1 ini menjadi sarana kita berefleksi di dalam menanti kedatangan Tuhan Yesus seraya menyiapkan diri jika saat itu tiba.
  1. Gambaran apa yang acapkali saudara dengar terkait akhir zaman? Sesuatu yang menakutkan atau sesuatu yang menggembirakan?
  2. Mengapa Yesus mengajak keempat murid-Nya untuk belajar dari kehidupan pohon ara. 
  3. Apa yang di pahami orang Yahudi tentang hari Tuhan? apa pandangan saudara?
  4. Persiapan apa yang sudah saudara lakukan guna menyambut hari Tuhan?
Minggu 3 Desember 2017
NS

Kelakuan Hidup Warga Kerajaan Sorga

diposting pada tanggal 22 Nov 2017 08.39 oleh Admin Situs

Matius 25:31-46

Hari Minggu ini disebut sebagai Hari Minggu Kristus Raja. Sebagai gereja-Nya kita mengagungkan Kristus sebagai Raja Hidup kita yang mengarahkan, membimbing, melindungi dan kelak juga mengevaluasi apa yang telah kita lakukan sebagai warga Kerajaan Sorga.

Hari ini juga menjadi penutup tahun gerejawi. Selama setahun ini kita berproses bersama Kristus dan Firman-Nya serta ditolong-Nya untuk melakukan apa yang harus kita lakukan kepada sesama ciptaan Allah lainnya. Biarlah dalam bimbingan Kristus, Raja sekaligus Gembala yang baik, saat memasuki tahun gerejawi yang baru pada minggu depan, kita bukan sekadar tahu, tetapi mau melakukan apa yang diharapkan Kristus, Raja hidup kita.
  1. Apa yang terjadi apabila Anak Manusia (Sang Raja / Kristus) datang dalam kemuliaan-Nya? (32-33) Apa yang dikatakan kepada orang-orang yang ada di sebelah kanan-Nya? (34) Apa alasannya? (35-36) Bagaimana tanggapan orang-orang benar saat mendengar ajakan dan alasan Sang Raja (Anak Manusia / Kristus)? (37-39) Bagaimana penjelasan Sang Raja? (40) 

  2. Apa yang dikatakan kepada orang-orang yang ada di sebelah kiri-Nya? (41) Apa alasannya? (42-43) Bagaimana tanggapan orang-orang terkutuk saat mendengar penolakan dan alasan Sang Raja (Anak Manusia / Kristus)? (44) Bagaimana penjelasan Sang Raja? (45) 

  3. Apa yang terjadi pada akhirnya dengan orang-orang terkutuk dan orang-orang benar (46)? 

  4. Apakah Anda mengetahui orang-orang yang membutuhkan makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal di sekitar Anda? Apa yang akan Anda lakukan? 

  5. Apakah Anda mengetahui orang-orang yang membutuhkan dukungan doa dan perhatian karena mengalami masalah hidup atau sakit di sekitar Anda? Apa yang akan Anda lakukan?
Minggu 29 November 2017
EE

Kewaspadaan hidup

diposting pada tanggal 20 Nov 2017 03.10 oleh Admin Situs

1 Tesalonika 5: 1 - 11 

Setiap orang dipercaya oleh Tuhan dengan diberi tanggungjawab. Kepercayaan dari Tuhan disebut dengan talenta. Suatu hari, talenta itu akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Ketekunan dan kesetiaan adalah wujud kewaspadaan hidup bila sewaktu-waktu Tuhan meminta pertanggungjawaban kita. 
  1. Dengan apa Paulus melambangkan hari kedatangan Tuhan? 
  2. Menurut Paulus, apa yang perlu disiapkan guna menyongsong kedatangan Tuhan? 
  3. Sikap waspada seperti apa yang rasul Paulus kehendaki? 
  4. Karunia apa yang Tuhan percayakan kepada saudara? Sudahkah karunia itu berbuah untuk sesama? 
  5. Jika Tuhan meminta pertanggungjawaban kehidupan saudara, yakinkah sudara dengan buah kehidupan yang selama ini saudara hasilkan?
Minggu 19 November 2017
NS

Hari Tuhan

diposting pada tanggal 9 Nov 2017 06.40 oleh Admin Situs   [ diperbarui9 Nov 2017 06.42 ]

Matius 25:1-13

Berbahagialah setiap orang yang menghargai waktu dan disiplin untuk mengerjakan apa yang harus dikerjakan pada waktunya. Kebiasaan menunda-nunda acap kali menghasilkan masalah. Perumpamaan tentang 10 gadis ini menunjukkan perbandingan yang jelas. Ada yang bijaksana dengan menyediakan minyak cadangan dan ada yang bodoh karena tidak mengantisipasi keadaan yang mungkin dapat menimbulkan masalah.

Hidup mengikut Yesus harus cekatan dan serius. Ingatlah bahwa akan ada saatnya apa yang semestinya dapat kita kerjakan sebelumnya menjadi terlambat dan tidak dapat diulang lagi. Oleh sebab itu biarlah kita menyiapkan “minyak” cadangan bagi “pelita hidup” kita. Seriuslah dalam mengasihi Allah dan sesama. Jangan pernah menolak ajaran Yesus dan mengabaikan kehendak-Nya. Sebab bukankah saat-Nya kelak “Hari Tuhan” akan tiba?
  1. Jika Anda hendak bepergian dengan berbagai alat transportasi (darat, laut, udara) yang menggunakan sistem waktu keberangkatan yang tegas, bagaimana Anda bersiap diri? Apakah Anda pernah terlambat? Apa akibatnya?
  2. Mengapa sebagian gadis dalam perumpamaan ini disebut bijaksana dan yang lainnya disebut bodoh?
  3. Mengapa gadis yang menyiapkan minyak cadangan tidak membagi minyaknya dengan yang kehabisan menurut Anda? Apakah kira-kira alasan mereka menurut Anda?
  4. Dari perumpamaan ini, hal-hal penting apa yang dapat kita pelajari tentang kedatangan Kristus kembali
  5. Tindakan apa saja yang akan Anda lakukan sebagai wujud kesiapan Anda menyediakan “minyak cadangan” dalam hidup Anda untuk menantikan kedatangan Kristus “Sang Mempelai Laki-Laki”?
Minggu 12 November 2017
EE

Aji Mumpung = Oportunisme

diposting pada tanggal 9 Nov 2017 06.34 oleh Admin Situs

Mikha 3: 5 - 12 

Oportunisme merupakan suatu dorongan kuat untuk memuaskan kebutuhan bathin agar jangan sampai "kehilangan kesempatanku"; suatu kecenderungan manusiawi untuk memanfaatkan kesempatan yang sedang terbuka, biasanya diwujudkan dengan kata-kata : Sekarang inilah saatnya yang paling tepat, marilah kita cepat-cepat memanfaatkannya! Ditangan orang-orang yang memiliki cara berpikir aji mumpung maka otoritas akan digunakan untuk mendapatkan keuntungan pribadi, tanpa peduli bahwa tindakan itu merugikan orang lain. 
  1. Mengapa Tuhan menegur para nabi pada saat itu? 
  2. Apa akibat dari teguran Tuhan tersebut? 
  3. Pernahkah saudara bersikap aji mumpung? Dalam hal apakah itu? 
  4. Bagaimana cara saudara memuliakan Allah dengan kehidupan saudara saat ini?
Minggu 5 November 2017
NS

Keluargaku adalah Sorgaku

diposting pada tanggal 25 Okt 2017 09.36 oleh Admin Situs

Mazmur 128

Kita tiba pada penghujung bulan keluarga. Semoga selama sebulan ini, kita banyak belajar apa-apa yang perlu dan segera mempraktekkan apa yang telah diberitakan setiap Minggu di kebaktian. Pemazmur mengatakan “Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!” (Mazmur 128:1).

Sekadar mengingatkan, yang semestinya kita sudah lakukan di tengah keluarga kita terkait bulan keluarga tahun ini yaitu:
  1. Terselenggaranya kebaktian/ibadah keluarga 
  2. Membangun relasi yang sehat dengan menyadari keunikan masing-masing anggota keluarga sehingga saling memberi dan menerima dengan sukacita 
  3. Menyisihkan waktu berkualitas bersama keluarga 
  4. Menunjukkan bakti yang nyata kepada orang tua 
Sebagai penutup, pada minggu ini kita akan mencermati nyanyian ziarah dalam Mazmur 128 terkait ketaatan kepada Tuhan dan bagaimana mewujudkan “sorga” di keluarga kita.
  1. Siapakah yang disebut berbahagia oleh Pemazmur? 
  2. Siapakah orang yang disebut baik keadaannya menurut Pemazmur? Apa yang menjadi jerih payah tangan Anda selama ini bagi keluarga Anda? 
  3. Pohon anggur dan pohon zaitun adalah komoditi yang berharga pada zaman itu. Jadi, pemazmur menggambarkan isteri dan anak-anak sebagai sosok yang berharga. Bagaimana Anda menggambarkan isteri, anak-anak Anda dan bagian anggota keluarga lainnya selama ini? 
  4. Apakah Anda yakin bahwa Tuhan sudah memberkati Anda? Apa alasannya? 
  5. Apa yang akan Anda lakukan dengan nyata untuk menjadikan keluarga Anda menjadi “sorga”?
Minggu 29 Oktober 2017
EE

Bakti kepada orang tua

diposting pada tanggal 25 Okt 2017 09.31 oleh Admin Situs

Efesus 6: 1 - 3

Setiap orang tentu memiliki orangtua, yang merupakan anugerah Tuhan baginya. Disebut anugerah karena merupakan pemberian mutlak dari Tuhan, semua dianugerahkan Tuhan menurut perkenan-Nya yang adil. Yang perlu kita lakukan adalah menerima keberadaan orangtua dengan ikhlas, penerimaan itu dinyatakan dengan kerelaan menyatakan bakti kepada orangtua.
  1. Apa pandangan Paulus tentang orangtua? 
  2. Menurut Paulus, dengan apa ketaatan terhadap orangtua di dasarkan? 
  3. Bagaimana cara mengasihi orangtua yang penuh kelemahan dan kesalahan? 
  4. Bagaimana mewujudkan rasa hormat kepada perintah orangtua ketika perintah itu keliru? 
  5. Sebutkan tindakan yang saudara lakukan sebagai wujud bakti terhadap orangtua? 
Minggu 22 Oktober 2017
NS

Waktu berkualitas untuk keluarga

diposting pada tanggal 9 Okt 2017 06.05 oleh Admin Situs

Yakobus 4:13-17

Kita semua mendapat anugerah berupa durasi waktu yang sama dari Tuhan, sehari 24 jam. Jika dikurangi 8 jam untuk istirahat, sisanya 16 jam. Dikurangi 8-10 jam untuk bekerja, transportasi dan lain-lain, maka katakanlah ada kurang lebih ada 4 jam waktu yang dapat kita manfaatkan secara kuantitas dalam kebersamaan bersama keluarga di setiap hari kerja. Pada hari libur, tentu jumlah waktu bersama secara kuantitas bertambah. Waktu adalah harta yang berharga yang harus digunakan dengan sebaik-baiknya! Kegagalan untuk menggunakan waktu yang ada, dapat menimbulkan kekecewaan, kesedihan dan penyesalan kelak.

Selain secara kuantitas, ada yang dinamakan “waktu berkualitas”. Artinya, walaupun tidak dijalani dalam durasi yang lama dan dengan intensitas yang banyak, hasil yang didapatkan tetap berdampak baik. Jadi, walaupun 1 jam atau bahkan 5 menit sekalipun, relasi yang hangat, komunikasi yang membangun, perhatian yang nyata, tetap dapat terjadi. Ini pasti membutuhkan latihan, keseriusan, ketulusan, kesepakatan, ketekunan dan tentu kasih yang selalu memberi supaya menjadi kenyataan. Minggu ini kita belajar dan berproses untuk mewujudkannya. Mari, pakailah waktu anugerah Tuhan dengan bijaksana.
  1. Dengan apa penulis surat Yakobus menggambarkan kehidupan?
  2. Apa yang harus dilakukan oleh seorang beriman saat merencanakan sesuatu pada masa yang akan datang
  3. Kecongkakkan dan kemegahan diri seperti apa yang harus dihindari orang beriman?
  4. Apa ciri-ciri seorang yang berdosa menurut penulis surat Yakobus?
  5. Bagaimana kita memanfaatkan waktu sehingga menjadi berkualitas dalam membangun relasi yang sehat di tengah keluarga kita?
Minggu 15 Oktober 2017
EE

1-10 of 386