Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Cinta-Mu Menginsafkanku

diposting pada tanggal 24 Mar 2016 03.58 oleh Admin Situs
Kisah Para Rasul 10:34-43, Mazmur 118:1-2, 14-24, 1 Korintus 15:19-26, Yohanes 20:1-18

Cinta kasih Tuhan tidak bisa dihentikan oleh kekerasan dan kebebalan dosa. Kebangkitan Kristus adalah bukti nyatanya. Tuhan Yesus Kristus dibangkitkan dari kematian supaya dunia tahu bahwa apa yang diajarkan-Nya, dikerjakan-Nya, cinta-Nya, adalah kebenaran yang membawa kepada kehidupan, bukan kebinasaan.

Orang-orang yang percaya kepada Kristus adalah orang-orang yang telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. (Rm. 6:4). Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka. (2 Kor. 5:15).

Kisah Para Rasul 10:34-43
Perjumpaan Petrus dengan Kornelius, seorang bukan Yahudi yang memiliki kehidupan spiritual yang sehat dan kasih yang nyata menyadarkan Petrus bahwa pembaruan hidup yang dikerjakan Allah melalui Kristus bukan hanya harus diterima sebatas pada kelompoknya saja, tetapi harus dialami juga oleh dunia. (Kis. 10:34-36)
  • Apakah Anda menjumpai tindakan diskriminasi yang dilakukan oleh pengikut Kristus atau atas nama Kristus dalam hidup Anda? Apa yang akan Anda lakukan? 
Petrus mengalami perubahan hidup. Ia bukan lagi Petrus si penyangkal. Ia menjadi Petrus yang memberikan kesaksian hidup tentang apa yang dialaminya bersama Kristus, dan tentang apa yang dikerjakan Kristus bagi hidup orang-orang yang percaya kepada Kristus. (Kis. 10:36-43).
  • Perubahan hidup apa yang Anda alami karena percaya kepada Kristus? Apa akibat yang dialami oleh orang-orang di sekitar hidup Anda, karena Anda percaya kepada Kristus? 
Mazmur 118:1-2, 14-24
Pemazmur memuji-muji Allah karena kehidupan yang dianugerahkan Tuhan kepada setiap orang yang ada di dalam cinta kasih Tuhan. “Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru.” (Mzm 118:23).
  • Apa yang membuat Anda tetap memilih untuk berada di dalam cinta kasih Tuhan? 
1 Korintus 15:19-26
Paulus menjelaskan apa yang diimaninya terkait kebangkitan Kristus. Kebangkitan Kristus memberikan pengharapan dan pembaruan hidup. Paulus insaf bahwa kebangkitan Kristus menjadi titik pijak kebangkitan hidup orang-orang yang percaya kepada Kristus. Dalam kegenapan kerajaan Allah kelak, Kristus akan mengalahkan maut untuk selama-lamanya.
  • Apa yang Anda tangkap dari kesaksian iman Paulus ini tentang apa yang akan terjadi dalam diri orang percaya sesudah kematian? 
Yohanes 20:1-18
Penginjil Yohanes menyatakan bahwa pada awalnya murid-murid yang datang ke kubur Yesus belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan bahwa Yesus harus bangkit dari antara orang mati. Mereka pulang dengan tanda tanya. (Yoh. 20:1-10). Namun Maria tetap tinggal di kubur itu. Kesetiaan cinta kasih dan pengharapan berbuahkan perjumpaan Maria dengan Yesus yang bangkit. Dalam proses penyadaran yang dikerjakan Allah, Maria mengalami kenyataan bahwa kuasa kasih Kristus berujung pada kehidupan. Bukan hanya itu, kuasa kehidupan dalam kebangkitan Kristus itu memampukan Maria untuk mengabarkan berita yang mengubahkan hidup itu kepada orang lain. (Yoh. 20:11-18).
  • Apa berita sukacita yang Anda dapatkan melalui kebangkitan Kristus? Lalu, berita apa yang akan Anda sampaikan kepada orang-orang lain melalui kehidupan Anda karena kebangkitan Kristus? 

Minggu 27 Maret 2016
Pdt. Essy Eisen
Comments