Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Dikasihi dan diperkenan Allah

diposting pada tanggal 10 Jan 2015 15.15 oleh Admin Situs   [ diperbarui10 Jan 2015 15.16 ]
Kejadian 1:1-5; Mazmur 29; Kisah Para Rasul 19:1-7; Markus 1:4-11

Pengantar

Banyak perubahan yang membawa pembaharuan di sekitar kita, namun seringkali perubahan itu hanya secara fisik semata, yakni perubahan politik, ekonomi, penguasa, budaya dan lain-lain. Kadang perubahan itu dilakukan secara terpaksa, bahkan ada yang melalui kekerasan dan tekanan. Tetapi bukan perubahan seperti itu yang diinginkan Yohanes, melainkan perubahan pribadi seutuhnya yang didorong oleh keinginan sendiri tanpa paksaan, perubahan dari pikiran sendiri yaitu perubahan karena kesetiaan kepada kristus, perubahan yang timbul karena kita mengasihi Allah.


Pertanyaan pembuka
  1. Apakah saudara pernah melakukan hal-hal tertentu agar saudara dihargai/ disayangi oleh orang lain? Apa contohnya? 
  2. Ketika saudara disayangi/ dihargai oleh orang lain, pernahkah terlintas dalam pikiran saudara : “mengapa dia melakukan hal itu kepada saya?” 
Pertanyaan pendalaman
  1. Apa yang Yohanes beritakan dalam khotbahnya? 
  2. Keteladanan apa yang Yohanes tunjukkan melalui perilakunya? (bandingkan 2 Raja-Raja 1:8)
  3. Mengapa baptisan memiliki arti penting bagi orang Yahudi? (bandingkan Imamat 11-15) 
  4. Yohanes membaptis Yesus, apakah ini berarti Yohanes lebih berkuasa dari Yesus?
  5. Apa makna baptisan yang diterima Yesus? 
Pertanyaan penerapan
  1. Tugas Yohanes sebagai perintis jalan bagi Mesias dilakukan dengan tulus, tanpa tendensi apapun. Bagaimana dengan pelayanan kita selama ini? Apakah dilakukan secara murni dan tulus ataukah ada maksud tersembunyi? 
  2. Pembaptisan Yesus sebagai tanda gerakan kembali kepada Allah. Apakah ketika saudara sudah dibaptis, hidup saudara berbalik kepada jalan Allah? 
  3. Yesus merendahkan diri-Nya dan bersiap melakukan kehendak Allah. Apa komitmen yang saudara ambil sebagai wujud melakukan kehendak Allah? 
Minggu, 11 Januari 2015
Pnt. Noerman Sasono, S.Si. (Teol.)
Comments