Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Disucikan oleh karya Kristus, dilayakkan untuk beribadah kepada Allah yang hidup

diposting pada tanggal 3 Des 2015 12.18 oleh Admin Situs
Rut 1:1-18, Mazmur 146, Ibrani 9:11-14, Markus 12:28-34

Beribadah sejatinya mengabdi, menghamba kepada Allah. Kita melakukan ritus-ritus (tindakan-tindakan suci) untuk menyembah dan mengagungkan Allah melalui segenap keberadaan diri kita. Dengan demikian pusat dari ibadah selalu Allah dan bukan diri sendiri. Bisa saja orang lupa hal ini. Ibadah kemudian berakhir menjadi sebuah sarana untuk memuaskan diri. Ibadah hanya berhenti di ruang ibadah dan tidak berdampak di dalam perilaku keseharian hidup sesudahnya. Sungguh menjadi sebuah makna yang jahat dari tindakan ibadah yang suci bukan?

Kita bersyukur karena Yesus Kristus, pikiran dan hati kita terus menerus dimurnikan supaya tindakan ibadah kita tidak keliru. Kita tersadar bahwa melalui kehadiran Kristus, kita direngkuh dan disucikan Allah untuk beribadah kepada Allah dengan makna yang benar, tanpa ketakutan, dibebaskan-Nya untuk beroleh cinta kasih yang besar dan kita pun dapat hidup dengan cinta kasih yang besar, menjadi penerus cinta kasih-Nya kepada sesama ciptaan Allah yang lain di dalam keseharian hidup kita.

Perenungan
  1. Mengapa Rut memutuskan untuk tetap mengikuti Naomi dan bahkan percaya dan mengikuti Allah? Apakah ada sesuatu dari sikap Naomi? Apakah ini pilihan mandiri dari Rut? (Rut 1:16-17) Apa yang dapat Anda pelajari dari pilihan Rut ini tentang makna beribadah? 
  2. Siapakah Allah dan apa saja karya Allah yang dialami oleh pemazmur? (Mazmur 146) Apakah Anda pun pernah mengalami karya Allah yang sudah dialami oleh pemazmur ini? 
  3. Apa yang dilakukan Kristus terhadap hati nurani dari orang-orang yang dikasihi-Nya (Ibrani 9:11-14)? Apakah Anda mengalami karya Kristus yang luar biasa ini dalam setiap ibadah yang Anda ikuti? 
  4. Apa yang jauh lebih penting dari semua tindakan-tindakan ibadah menurut Tuhan Yesus (Markus 12:28-34)? Bagaimanakah supaya tindakan-tindakan ibadah bermuara kepada perintah yang paling utama dalam hukum Allah? 
  5. Apa yang menjadi penghalang yang paling besar bagi Anda untuk disucikan oleh karya Kristus selama ini? Apa yang akan Anda lakukan mengenai hal ini? 

Minggu 1 November 2015
Pdt. Essy Eisen
Comments