Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Jadilah Pembawa Kabar Baik

diposting pada tanggal 27 Jan 2017 14.16 oleh Admin Situs   [ diperbarui27 Jan 2017 14.18 ]
Yesaya 9:1–4; Mazmur 27:1, 4-9; 1 Korintus 1:10-18; Matius 4:12-23

Injil merupakan kabar baik yang diberikan Allah melalui perantaraan Tuhan Yesus yang turun ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Allah menyelamatkan manusia karena kasih-Nya yang begitu besar. Untuk itu Tuhan menginginkan setiap orang yang percaya menjadi pribadi yang sungguh-sungguh merasakan karya keselamatan Allah dalam hidupnya dan memiliki hati untuk memberitakan karya keselamatan itu kepada sesama. Memberitakan injil merupakan misi dari Tuhan yang tertanam dalam diri setiap orang percaya untuk memancarkan terang-Nya. (Yesaya 9 :1-2)

Kerinduan memberitakan Injil akan terus nampak jika karya keselamatan Allah dirasakan dan meresap dalam kehidupan umat- Nya, yang senantiasa diberikan kekuatan oleh Allah untuk mampu menghadapi tantangan hidup dan tidak mudah digoyahkan oleh berbagai hal yang tidak sesuai kehendak Tuhan.

Sehingga pengalaman hidup kita bersama Tuhan menjadi daya tarik orang lain yang ingin merasakannya juga. Memberitakan Injil menjadi bagian dari sikap dan tindakan orang percaya di sepanjang hidupnya. Apakah Saudara rindu menjadi pembawa kabar baik dari Allah?
  1. Tuhan senantiasa mengerjakan karya keselamatan bagi umat-Nya, apakah Saudara merasakannya? 
  2. Daud begitu merasakan penyertaan Tuhan sebagai Terang, Keselamatan dan Benteng Hidup. (Mazmur 27:1). Apa arti penyertaan Tuhan dalam kehidupan Saudara? 
  3. Rasul Paulus menegaskan bahwa karya keselamatan Allah merupakan sumber kekuatan bagi pemberitaan Injil. (1 Korintus 1 : 18). Allah senantiasa melakukan karya yang terbaik bagi kehidupan Saudara, apa tanggapan Saudara? Apakah Saudara ingin melakukan seperti yang Allah kerjakan? Jika ya, apa motivasi Saudara? 
  4. Kedatangan Tuhan Yesus ke Galilea memberitakan Injil dan membawa pemulihan bagi banyak orang. (Matius 4 : 12 – 23). Di samping itu Tuhan Yesus memanggil Petrus, Andreas, Yakobus dan Yohanes untuk menjadi murid-Nya memberitakan Injil. Jika Tuhan Yesus berkenan memanggil Saudara untuk menjadi murid-Nya untuk memberitakan Injil pada masa kini, sudah siapkah Saudara ? Apa respon Saudara terhadap panggilan tersebut?
Minggu 22 Januari 2017
Pnt. BVM
Comments