Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Kasih-Nya Mengubahkan Hidup

diposting pada tanggal 26 Okt 2016 14.12 oleh Admin Situs
Yesaya 1:10-18, Mazmur 32, 2 Tesalonika 1:1-4, 11-12, Lukas 19:1-10

Setiap tindakan bakti kepada Allah (kebaktian, berdoa, baca Alkitab, kesaksian, pelayanan) harus berangkat dari kasih, kerendahan hati, kejujuran dan ketulusan. Hubungan pribadi dengan Allah harus selalu berlanjut dengan kepedulian dan kasih yang nyata kepada sesama ciptaan Allah lainnya. Jika tidak maka kita tidak melakukan ibadah/bakti yang sejati.

Allah adalah kasih. Ini nyata benar melalui karya Tuhan Yesus Kristus. Kuasa kasih Allah dalam Roh Kudus, menolong kita supaya hidup kita jadi baru dan berarti. Sikap nyata dari pembaruan hidup ialah pada saat orang melakukan apa yang baik, benar, adil kepada sesama ciptaan Allah. Semakin hari semakin sadar untuk meninggalkan yang jahat dan melakukan apa yang baik. Perubahan hidup itu tentu bukan semata karena kekuatan diri, tetapi karena kekuatan yang datang dari Allah.

Menutup rangkaian bulan keluarga tahun ini, baiklah kita semua mengambil langkah-langkah nyata dengan menunjukkan perubahan hidup senyata-nyatanya. Mulailah dari hal-hal kecil, dari diri sendiri, dan jangan ditunda-tunda lagi. Jadilah pribadi yang rendah hati, banyak bersyukur dalam segala hal, saling mendoakan, jangan meremehkan yang lain dan terus belajar setia semakin harinya di dalam menyatakan kasih yang memberi. Ini tekad kita bersama, bahwa: “aku HaDiR untukmu!” tidak menjadi sekedar tema dan slogan saja, tetapi terwujud dalam segenap perilaku di kehidupan keseharian. Allah baik.
  1. Kepada siapa Firman Tuhan disampaikan? (Yes. 1:10) Apa yang dipertanyakan dan dikeluhkan Tuhan kepada mereka? (Yes. 1:11-15) Lalu apa yang seharusnya mereka perbuat? (Yes. 1:16-17) Apa janji Tuhan bagi mereka? (Yes. 1:18) 
  2. Menurut Anda apakah perbedaan dari kesalehan pribadi dan kesalehan sosial? Apakah keduanya telah Anda lakukan selama ini? Mengapa? 
  3. Siapakah orang yang berbahagia menurut Daud? (Mzm. 32:1-2) Apa yang terjadi dengan Daud? (Mzm. 32:3-4) Apa yang kemudian dilakukan Daud? (Mzm. 32:5) Apa isi pengajaran Daud kemudian? (Mzm. 32:6-11) 
  4. Apa akibatnya jika seseorang menyimpan dosa menurut Anda? Apa akibatnya jika orang itu mengakui dosa, menyesal dan tidak mengulangi dosanya? 
  5. Mengapa Paulus, Silwanus dan Timotius bersyukur? (2 Tes. 1:3-4) Apa yang menjadi doa mereka bagi jemaat Tesalonika? (2 Tes. 1:11-12) 
  6. Apa yang Anda syukuri dari kehidupan Anda selama ini? Apa yang menjadi doa dan harapan Anda ke depan yang Anda mohonkan kepada Allah? 
  7. Siapakah Zakheus? (Luk. 19:2) Apa yang hendak dilakukannya? (Luk. 19:3) Bagaimana upayanya kemudian? (Luk. 19:4) Apa yang dilakukan Yesus? (Luk. 19:5) Bagaimana tanggapan Zakheus? (Luk. 19:6) Bagaimana tanggapan orang-orang yang melihatnya? (Luk. 19:7) Apa yang kemudian dilakukan Zakheus? (Luk. 19:8) Bagaimana tanggapan Yesus melihat sikap Zakheus? (Luk. 19:9-10) 
  8. Apa yang Anda temukan di dalam diri Yesus selama ini? Apa yang dilakukan Yesus bagi hidup Anda? Apa yang Anda pelajari tentang kasih, keadilan dan kebenaran dalam kisah perjumpaan Tuhan Yesus dengan Zakheus ini? Bagaimana pelajaran itu akan memengaruhi hidup Anda di tengah keluarga dan di manapun Anda berada pada hari-hari ke depan? 
Minggu 30 Oktober 2016
Pdt. Essy Eisen

Comments