Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

“Kosongkanlah diri dan lakukanlah kasih!”

diposkan pada tanggal 26 Mar 2015 04.20 oleh Admin Situs
Yesaya 50:4-9; Mazmur 118:1-2, 19-29; Filipi 2:5-11; Markus 11:1-11

Pengantar

Saat hidup diikat oleh godaan dosa, tinggi hati menguasai diri. Kasih menjadi slogan yang kering dan tidak berbuah di dalam tindakan kepada sesama ciptaan Allah. Sikap seperti itu tidak berakhir dengan damai sejahtera. Oleh sebab itu pertanyaan penting yang harus dijawab memasuki Minggu Suci ini ialah: Apakah kita mau menjawab ajakan Firman Tuhan untuk menghidupi kerendahan hati dan melakukan karya kasih yang nyata tanpa mencari-cari alasan dan dengan banyak kata-kata?

Pertanyaan Pembuka
  1. Hadiah apa yang paling Anda sukai untuk diberikan kepada Anda saat ulang tahun? Mengapa? 
  2. Jika Anda mendapat kesempatan untuk memberikan nasihat kepada orang yang tinggi hati, bagaimanakah cara Anda menasihatinya? 
Pertanyaan Pengamatan & Pendalaman

Yesaya 50:4-9
  1. Apa-apa saja yang diberikan dan dilakukan oleh Allah kepada Hamba-Nya? 
  2. Apa-apa saja kegunaan dari pemberian Allah itu bagi Hamba-Nya? 
  3. Bagaimana sikap Hamba Tuhan menanggapi orang yang menyakitinya? 
Mazmur 118:1-2, 19-29
  1. Mengapa Pemazmur bersyukur kepada Allah? 
  2. Siapa saja yang akan masuk pintu gerbang Rumah Tuhan menurut Pemazmur? 
  3. Apa saja yang menjadi permohonan Pemazmur? 
Filipi 2:5-11
  1. Apa yang ada dalam pikiran dan perasaan Kristus Yesus menurut Paulus? 
  2. Bagaimana Allah menanggapi sikap Kristus yang sedemikian? 
  3. Apa yang harus menjadi sikap gereja Filipi saat menyadari sikap Kristus yang sedemikian? 
Markus 11:1-11
  1. Apa perintah Yesus kepada dua orang murid-Nya saat ia mendekati Yerusalem? 
  2. Apa yang dilakukan oleh murid-murid Yesus terhadap keledai itu? 
  3. Apa yang dilakukan oleh orang-orang banyak saat Yesus menunggang keledai? Mengapa? 
  4. Ke mana Yesus pergi? Apa yang terjadi kemudian? 
Pertanyaan Penerapan
  1. Dari keempat bacaan di atas, bagaimanakah sikap Hamba Tuhan itu seharusnya? Mengapa harus begitu? Siapa saja yang disebut Hamba Tuhan? Apa Anda termasuk? Mengapa?
  2. Saat hidup bersama-sama dengan orang lain, apakah sikap rendah hati itu adalah hal yang berguna atau merugikan Anda? 
  3. Dari sekian banyak cara Anda mengagungkan dan memuji Kristus Yesus, sebutkan cara yang paling tepat menurut Anda setelah membaca keempat bacaan hari ini! 
Komitmen
Menjadi orang yang rendah hati dan melakukan kasih dengan nyata.

Minggu, 29 Maret 2015
(Pdt. Essy Eisen)
Comments