Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Memahami Allah?

diposting pada tanggal 6 Sep 2017 08.34 oleh Admin Situs
Yeremia 15:15-21

Apakah kita dapat memahami Allah? Jawabannya tidak sederhana. Tentu saja dapat. Allah telah memperkenalkan diri-Nya melalui kehadiran Anak-Nya, Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat Dunia. Jika kita ingin memahami-Nya, maka lihatlah apa yang dikerjakan, dikatakan dan diajarkan Tuhan Yesus.

Tetapi meskipun demikian, sejatinya kita tidak dapat dengan penuh memahami Allah. Allah memiliki rencana-Nya sendiri. Allah memiliki kehendak-Nya sendiri juga. Lalu apakah kita menjumpai jalan buntu dalam memahami Allah sepenuhnya? Melalui pengalaman nabi Yeremia, kita tahu, bahwa memahami Allah sangat amat mungkin.

Tetapi kita memang harus berproses. Proses yang dijalani dengan serius dan penuh pemaknaan. Proses yang ditempuh melalui peristiwa kehidupan yang kita alami. Pada saat-Nya, Allah akan menyatakan dengan jelas bagaimana Ia harus dipahami dan betapa bahagianya kita bahwa saat itu terjadi ternyata semuanya berujung pada apa yang baik di dalam hidup kita.
  1. Apa yang terjadi dengan Yeremia di dalam bacaan kita hari ini? Apa yang menjadi kegelisahan dalam dirinya? (Yer. 15:15) 
  2. Bagaimana Yeremia menjalankan kehidupannya selama ini? (Yer. 15:16-17) Tetapi apa yang Yeremia rasakan? (Yer. 15:18) 
  3. Apa jawaban Tuhan kepada Yeremia? (Yer. 15:19-21) 
  4. Dalam keseharian hidup, bagaimana Anda menjalankan proses untuk memahami Allah? 
  5. Adakah peristiwa hidup yang membuat Anda semakin memahami cara Allah bekerja? 
  6. Bagaimanakah Anda menjelaskan kepada orang lain tentang bagaimana cara memahami Allah dan bagaimana cara Ia bekerja dalam kehidupan manusia?
Minggu 3 September 2017
EE
Comments