Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Menimbang dan Memutuskan

diposting pada tanggal 30 Agt 2016 12.10 oleh Admin Situs
Ulangan 30:15-20, Mazmur 1, Filemon 1:1-21, Lukas 14:25-33

Semua orang mengambil keputusan dalam hidupnya. Tentu bukan tanpa pertimbangan. Ada alasan-alasan yang melatarbelakanginya. Kitab suci kita mencatat banyak sekali kisah-kisah terkait menimbang dan memutuskan. Beberapa di antaranya dapat kita lihat dalam keempat bacaan hari ini. Betapa kita bersyukur bahwa ternyata umat Allah tidak dibiarkan sendiri oleh-Nya saat menghadapi pilihan-pilihan.

Allah melalui hamba-hamba-Nya seperti Musa, Daud, Paulus, Timotius, bahkan Anak-Nya sendiri yaitu Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat Dunia, menolong kita untuk mencermati bagaimana cara kita menimbang dan memutuskan pilihan-pilihan dalam kehidupan. Oleh sebab itu, jangan sampai keliru menimbang-nimbang, apalagi memutuskan pilihan-pilihan dalam hidup kita!

  1. Apa yang diperhadapkan kepada umat Israel? (Ul. 30:15) Perintah apa yang diberikan kepada mereka? (Ul. 30:16) Apa akibatnya jika perintah itu diabaikan? (Ul. 30:17-18) Apa yang harusnya dipilih oleh umat Israel? (Ul. 30:19) Apa yang harus dilakukan terkait pilihan itu? (Ul. 30:20) 
  2. Apakah Anda pernah melanggar sebuah larangan? Apa alasannya? Apa yang terjadi kemudian? 
  3. Selama ini apa yang menyebabkan Anda menaati perintah Allah? 
  4. Orang seperti apakah yang disebut orang berbahagia oleh Pemazmur? (Mzm. 1:1-2) Dengan gambaran apa Pemazmur menyamakan orang yang berbahagia itu? (Mzm. 1:3) 
  5. Menurut Anda sendiri orang yang berbahagia itu orang yang seperti apa? 
  6. Apa hubungan antara Paulus, Timotius, Filemon dan Arkhipus? (Flm. 1:1-2) 
  7. Bagaimana sikap Filemon sebagai pengikut Kristus menurut Paulus dan Timotius? (Flm. 1:4-7) Apa yang diminta oleh Paulus dan Timotius untuk dilakukan oleh Filemon? (Flm. 1:8-12) 
  8. Apa yang hendak Paulus lakukan kepada Onesimus, apa yang membuat Paulus berubah pikiran? (Flm. 1:13-14) Apa yang menjadi arahan Paulus bagi Filemon mengenai Onesimus? (Flm. 1:15-21) 
  9. Apakah Anda pernah dimintakan tolong untuk memperhatikan seseorang oleh orang lain? Apa tanggapan Anda? 
  10. Apa yang dikatakan Yesus kepada orang yang berduyun-duyun mengikuti-Nya dalam perjalanan? (Luk. 14:26-27) Pesan apa yang Anda tangkap dari kata-kata Yesus ini? 
  11. Apakah penggambaran-penggambaran yang Yesus katakan dalam Luk. 14:28-32 memberikan Anda kejelasan tentang makna “pertimbangan yang matang di dalam hidup sebelum mengikut Yesus”? 
  12. Bagaimanakah Anda mengartikan kata-kata Yesus: “melepaskan diri dari segala milik”? (Luk. 14:33) 
  13. Selama mengikut Yesus sampai hari ini, apa-apa saja yang sudah Anda lepaskan dalam hidup Anda? 
  14. Jika Anda ditanyakan oleh orang lain mengenai syarat-syarat menjadi murid Yesus, bagaimanakah Anda akan memberikan penjelasan kepada orang itu? 
Minggu 4 September 2016
Pdt. Essy Eisen
Comments