Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

MENJADI GKI YANG RENDAH HATI DAN PEDULI

diposkan pada tanggal 24 Agt 2016 12.35 oleh Admin Situs   [ diperbarui25 Agt 2016 10.31 ]
Amsal 25:6-7, Mazmur 112, Ibrani 13:1-8, 15-16, Lukas 14:1, 7-14

Menjadi rendah hati dan peduli. Bukankah ini yang menunjukkan kualitas sejati dan mulia dari seorang anak manusia? Dalam hikmat Kristiani, kualitas seseorang yang diselamatkan bukan ditentukan oleh ketenaran, kemahiran, terpandang, terhormat dan hal-hal spektakuler lainnya. Sebab saat itu yang dikejar, tidak susah bagi kita menjumpai kenyataan: kekerasan, keserakahan, pengkhianatan, kesedihan, perkelahian dan kejahatan-kejahatan lainnya.

Syukur kepada Allah! Karena melalui pengajaran Tuhan Yesus Kristus dan dalam bimbingan Roh-Nya yang kudus, Minggu ini, seiring peringatan hari ulang tahun penyatuan GKI yang ke 28, kita diajar oleh Firman-Nya, bukan untuk menjadi tinggi hati dan masa bodoh, tetapi untuk menjadi pribadi-pribadi yang diberkati, yaitu yang terus mau berproses dengan tekun menyatakan kerendahan hati dan kepedulian.
  1. Tindakan semacam apa yang menjadi penanda orang yang rendah hati menurut penulis Amsal? (Ams. 25:6-7) 
  2. Kebahagiaan seperti apa yang akan didapat oleh orang yang takut Tuhan? (Mzm. 112:1-3)
  3. Seperti apakah hidup yang dialami oleh orang benar? (Mzm. 112:4-10) 
  4. Bagaimana sikap nyata dari orang yang memelihara kasih? (Ibr. 13:1-4) 
  5. Bagaimana sikap nyata orang yang menyadari pertolongan dan pemeliharaan Tuhan? (Ibr. 13:5-6) 
  6. Bagaimana sikap seorang pengikut Kristus seharusnya? (Ibr. 13:7-8) 
  7. Seperti apakah korban syukur yang berkenan kepada Allah? (Ibr. 13:15-16) 
  8. Pesan apa yang Anda temukan dari perumpamaan yang diceritakan Tuhan Yesus tentang “posisi tempat duduk” ini? (Luk. 14:7-11) 
  9. Apakah Anda berbahagia saat memberi? Apa yang dapat kita pelajari dari nasihat Tuhan Yesus kepada orang yang mengundang Dia makan ini? (Luk. 4:12-14) 
  10. Bagaimana pikiran, perasaan dan tindakan Anda jika Anda menjadi anggota dari sebuah Gereja yang dipenuhi dengan orang-orang yang rendah hati dan peduli kepada orang yang membutuhkan? 
Minggu 28 Agustus 2016
Pdt. Essy Eisen
Comments