Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Menjalankan fungsi kenabian masa kini

diposkan pada tanggal 3 Des 2015 12.52 oleh Admin Situs
Maleakhi 3:1-4, Lukas 1:68-79, Filipi 1:3-11, Lukas 3:1-6

Pesan utama
Allah yang kita sembah adalah Allah yang hidup. Ia berkarya sepanjang sejarah umat-Nya. Kasih-Nya setia untuk menyelamatkan manusia dari dahulu, sekarang dan selamanya. Allah mengutus nabi-nabi-Nya untuk mencermati karya-Nya pada masa silam sehingga para nabi-Nya berani menyatakan apa yang benar pada masa kini dan dengan penuh pengharapan menantikan penyempurnaan penyataan kehendak Allah untuk masa depan yang penuh damai sejahtera. Pengikut Kristus diundang untuk menjalankan fungsi-fungsi kenabian pada masa kini. Menilik kehidupan Maleakhi, Zakharia, Paulus dan Yohanes Pembaptis, kita dicerahkan untuk tidak enggan berkarya bersama Allah dalam penyataan kehendak-Nya di tengah keseharian hidup kita, sebagai nabi-nabi-Nya.

Pengamatan
  1. Diibaratkan seperti apakah karya Allah pada hari kedatangan-Nya? (Maleakhi 3:2-3) 
  2. Apa karya anak dari Zakharia kelak yang dapat kita simak dalam Lukas 1:76-79? 
  3. Apa isi doa dari Paulus? (Filipi 1:9-11) 
  4. Kapan dan di mana Yohanes Pembaptis menerima Firman Allah? (Lukas 3:1-2) 
Pendalaman
  1. Dalam Maleakhi 3:2-4 apa makna kata “akan” dalam pernyataan sang nabi? 
  2. Bagaimana Zakharia memahami pekerjaan Allah dari dahulu sampai saat di mana anaknya lahir, hingga kelak anaknya melakukan pekerjaannya sebagai seorang nabi? (Lukas 1:68-79) 
  3. Dalam bagian awal surat Paulus dan Timotius untuk jemaat Filipi, apa yang mereka lihat sedang terjadi dalam kehidupan jemaat dan apa harapan bagi jemaat itu kelak? (Filipi 1:3-11) 
  4. Apa makna dari “Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan,” pada Lukas 3:5? 
Penerapan
  1. Allah berkarya sejak dahulu, sekarang dan selamanya. Umat-Nya diajak untuk melihat waktu dalam hidupnya melalui sudut pandang masa lalu, sekarang dan kelak. Perjanjian-Nya untuk menyelamatkan manusia adalah kekal. Berangkat dari karya Allah yang baik sedari dahulu, apa yang anda yakini sebagai karya-Nya pada masa kini, yang harus Anda hidupi senyata-nyatanya supaya masa depan Anda tidak berakhir dalam kebinasaan? 
  2. Apa saja di dalam lingkup hidup Anda (keluarga, pekerjaan dan kehidupan bergereja) yang Anda lihat tidak berkenan kepada Allah dan peran apa yang akan Anda lakukan terhadap hal-hal itu? 
  3. Apakah risiko yang akan Anda alami jika Anda berperan seperti nabi, yaitu berani menyatakan apa yang benar sesuai Firman Allah, bagi hidup Anda dan orang-orang di sekitar Anda? Apa yang akan Anda lakukan setelah mengetahui risiko itu? 
Doa:
Terima kasih ya Allah, Engkau setia menyertai perjalanan kami selama-lama-Nya. Mampukan kami supaya tidak putus asa, tidak tinggi hati, tidak cari-cari alasan dalam menyatakan kehendak-Mu dalam penantian kedatangan-Mu. Amin.

Minggu 6 Desember 2015
Pdt. Essy Eisen
Comments