Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Merawat atau merusak kehidupan?

diposting pada tanggal 3 Mei 2017 14.02 oleh Admin Situs
Kisah Para Rasul 2:42-47; Mazmur 23; 1 Petrus 2:19-25; Yohanes 10:1-10

Kebiasaan baik yang saling terkait dan berbuahkan sukacita

Gereja yang sehat ialah gereja yang mau belajar kepada Kristus dan saling peduli satu sama lain. Di dalamnya Allah memberkati gereja itu dengan perubahan hidup anggotanya untuk menyadari betapa berkuasanya kasih Allah itu, sehingga mereka tidak ragu dan takut untuk berbagi kehidupan satu sama lain. Tentu semua itu dilakukan dengan tulus hati dan gembira karena anugerah-Nya. Gereja yang seperti itu pada akhirnya bukan saja menjadi gereja yang memberi kesegaran hidup bagi orang-orang di dalamnya, tetapi juga memberi dampak baik dan menyenangkan di tempat di mana Allah mengutus mereka.
  • Tindakan apa saja yang dilakukan gereja mula-mula sebagaimana dicatat oleh penginjil Lukas dalam Kisah Para Rasul 2:42-47? Apakah yang menyebabkan mereka melakukan hal-hal itu? Apakah tindakan-tindakan itu saling terkait satu sama lain? 

  • Kebiasaan-kebiasaan apa yang ada di keluarga/rumah Anda yang menurut Anda akan menjadikan keluarga/rumah Anda dipenuhi dengan ketulusan dan kegembiraan serta menyenangkan bagi setiap orang yang ada di dalamnya? 
Allah Sang pemelihara, pembimbing, penjaga dan penyambut
Gambaran Allah sebagai seorang gembala yang baik tidak asing bagi orang Kristen. Pada mulanya, gambaran ini merupakan perenungan iman dan kehidupan dari Daud (Mazmur 23:1-4). Gambaran itu mengungkapkan betapa tenteramnya hidup yang berangkat dari pengakuan bahwa Allah itu memelihara, memberikan apa yang dibutuhkan dan memberikan pencerahan budi dan nurani. Saat suasana pikiran dan hati dilanda kemelut dan kesedihan sekalipun, iman kepada Allah yang menjaga dan membimbing akan memberikan kekuatan yang baru untuk terus melangkah dalam cinta kasih dan pengharapan. Gambaran lain yang Daud ungkapkan ialah kehadiran-Nya sebagai seorang penjamu di sebuah pesta yang menyenangkan (Mazmur 23:5-6) Gambaran ini menyadarkan setiap orang percaya akan kepedulian dan keramahtamahan Allah yang merangkul dan menyambut semua orang untuk menikmati kebaikan-Nya yang setia.
  • Kuasa kasih Allah bagi Daud digambarkan mirip dengan seorang gembala yang baik dan penjamu di sebuah pesta yang menyenangkan. Bagi Anda sendiri, bagaimanakah Anda menggambarkan tindakan kasih Allah yang telah dinyatakan dalam kehidupan Anda? Seperti apakah Allah bagi hidup Anda? 
Mengikuti teladan Kristus
Perbuatan baik selalu disertai dengan tindakan yang berkurban. Kerelaan berkurban itu datang-Nya dari Allah, yang memampukan seseorang untuk terus mengupayakan apa yang baik walau harus mengalami kesusahan dan penderitaan sekalipun (1 Petrus 2:19-20). Tuhan Yesus Kristus menjadi teladan yang nyata terkait hal ini (1 Petrus 2:21). Kejahatan tidak dikalahkan dengan kejahatan, tetapi dengan kebaikan. Ada sebuah pembaruan hidup karena cara pandang yang baru akibat mengimani Kristus yang sudah memberikan kasih yang besar itu (1 Petrus 2:23-25).
  • Apa yang dapat membuat Anda memperbarui cara pandang dalam hidup Anda? Apakah Anda setuju jika dikatakan bahwa perbuatan baik itu selalu disertai dengan tindakan yang berkurban? Mengapa? 
Yang membinasakan dan yang menghidupkan
Kita tidak dapat menutup mata bahwa di dalam kehidupan komunitas beragama pun, dapat dijumpai motivasi yang tidak baik. Hal itu dapat ditemukan dalam sikap-sikap yang lebih mencari keuntungan bagi diri sendiri ketimbang memberikan apa yang terbaik yang dapat diberikan bagi orang lain (Yohanes 10:1,5,8). Sikap mencari keuntungan itu sama saja dengan tindakan pencurian. Yang dicuri adalah sukacita dan kedamaian. Pada akhirnya sikap merusak ini hanya akan melahirkan perpecahan. Sebaliknya, motivasi yang sehat berangkat dari kepedulian akan yang lain dan mengenali apa yang menjadi kebutuhan yang lain serta dengan rela hati memenuhinya, ketimbang menuntut dan mengambilnya (Yohanes 10:9-10).
  • Apa-apa saja yang menurut Anda telah Yesus lakukan dan berikan bagi kehidupan Anda selama ini? Lalu apa-apa saja yang telah Anda lakukan dan berikan bagi kehidupan orang lain selama ini dalam lingkup keluarga, gereja dan masyarakat?
Minggu 7 Mei 2017
EE
Comments