Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Oikumene dan Karya Bersama

diposting pada tanggal 2 Agt 2017 14.04 oleh Essy Eisen   [ diperbarui 2 Agt 2017 14.06 oleh Admin Situs ]
Yohanes 17:20-26, Yeremia 29:7

Oikumene berasal dari bahasa Yunani “oikos” (rumah) dan “monos” (satu). Maksud “rumah” di sini adalah dunia. Jadi Oikumene itu artinya: dunia yang satu, yang didiami oleh umat manusia yang memiliki banyak keragaman. Tidak mudah untuk berkarya bersama dalam hubungan saling memberi dan menerima di tengah keragaman. Tetapi jiwa “Oikumene” ini tidak boleh diabaikan. Itulah sebabnya “Oikumene” juga menjadi sebuah gerakan yang terus menerus diperjuangkan.

Sebagai gereja-Nya kita didoakan oleh Tuhan Yesus untuk ada di dalam satu kasih, baik dengan sesama orang percaya, juga dengan sesama ciptaan. Di dalam kasih, sebagai gereja-Nya kita mendapat kekuatan untuk menjalin kerja sama juga dengan segenap warga bangsa Indonesia untuk menghasilkan karya-karya baik yang mendatangkan kesejahteraan bersama.
  1. Sebelum menuju salib untuk menunaikan karya kasih-Nya, Tuhan Yesus mendoakan murid-murid-Nya dan juga segenap orang yang percaya kepada-Nya. Apa isi doa-Nya (Yoh. 17:20-26)? 
  2. Di dalam doa itu, apa yang diberikan Tuhan Yesus bagi murid-murid-Nya? Untuk apa itu diberikan-Nya? 
  3. Apa peranan dari “kasih” yang banyak disinggung Tuhan Yesus dalam doa-Nya ini? 
  4. Apa perintah Allah bagi umat Israel yang ada dalam pembuangan (Yer. 29:7)? Menurut Anda, mengapa Allah memerintahkan mereka demikian? 
  5. Sebagai bagian dari gereja-Nya, apa yang akan Anda kerjakan setelah menyimak doa Tuhan Yesus ini, terkait dalam karya Anda bersama saudara seiman? Lalu bagaimana dengan karya Anda juga dengan sesama saudara sebangsa dan setanah air?
Minggu 6 Agustus 2017
EE
Comments