Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Rendah hati dan peduli

diposkan pada tanggal 19 Des 2015 14.32 oleh Admin Situs
Lukas 1:39-55

Natal identik dengan kemeriahan dan keindahan. Gaung natal telah bergema di seluruh dunia. Wajah kegembiraan dan kesederhanaan telah berganti menjadi mahal, megah dan mewah. Kisah kasih natal tergenangi kubangan pesta pora tanpa kepedulian dengan sesama. Manusia merayakan natal demi mencapai kepuasan pribadi, dan tidak lagi menghiraukan dampaknya bagi sesama. Natal seperti inikah yang ingin kita rayakan? Tanpa kerendahhatian juga kepedulian? Semoga tidak.
  1. Kepada siapakah Maria pergi dan apa tujuannya? 
  2. Mengapa Maria mendapat pujian Elisabet? 
  3. Apakah respon Maria atas pujian tersebut? 
  4. Apakah makna penggunaan kata “hamba Tuhan” dalam ayat 38 dan 48 oleh Maria? 
  5. Di manakah wujud kerendahan hati dan kepedulian Maria? 
  6. Apakah natal yang saudara rayakan menunjukkan unsur kepedulian dan kerendahan hati? 
  7. Apa contoh nyata dari kepedulian dan kerendahan hati saudara dalam kehidupan ini? 
Minggu 20 Desember 2015
Pnt. Noerman Sasono
Comments