Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Renungan Warta, 14 Nopember 2010

diposkan pada tanggal 11 Nov 2010 18.15 oleh Essy Eisen   [ diperbarui11 Nov 2010 18.50 ]

Sikap yang benar dalam menantikan akhir zaman

Maleakhi 4:1-2
Bagian kitab Maleakhi ini memberikan kepada kita dorongan untuk serius melangkah maju dalam pertumbuhan iman. Sebab pada akhirnya semua akan menghadapi penilaian yang adil dari Allah sumber segala sesuatu. Dalam ketaatan iman, setiap orang yang percaya menantikan dengan penuh kesungguhan saat Allah menyatakan pemeliharaan yang sempurna pada hari-Nya. “Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya.. (Mal 4:2)

"Siapkah kita menghadapi hari pengadilan di mana Allah menjadi hakim yang adil?"

Mazmur 98
“..sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.. (Mzm 98:9). Inilah iman pemazmur, bahwa Allah itu maha kasih dan maha adil. Kasih dan pengampunan Allah tidak boleh dipandang remeh. Orang yang telah menerima kasih Allah, wajib menghidupi kasih Allah dengan nyata, hingga tiba pada saat-Nya. Orang beriman tidak boleh melupakan pengadilan-Nya kelak.

"Kasih dan keadilan Allah tidak bisa dipisahkan"

Lukas 21:5-19
Kerajaan Allah sudah tiba saat Kristus berkarya di dunia ini. Tetapi kesempurnannya akan nampak pada saat Ia datang kembali. Dalam penantian akan kedatangan-Nya segenap pengikut Kristus diajak untuk waspada. "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan.. “ (Luk 21:8). Sebab dalam masa penantian, akan datang banyak godaan yang menyesatkan yang akan melemahkan iman. Bukan sekedar waspada, tetapi dalam tekanan dan himpitan yang datang melanda, pengikut Kristus diajak untuk bersaksi. “Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.” (Luk 21:13). Bukan sekedar berdoa dan berjaga, tetapi juga berkarya. Aktif dalam mewartakan kabar baik Allah di dalam Yesus Kristus. Tentu yang mendasari kewaspadaan dan kesanggupan untuk bersaksi itu adalah iman bahwa suatu kali kelak, pengikut Kristus akan dianugerahi kemenangan oleh-Nya. “Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu." (Luk 21:19).

"Beriman, waspada dan bersaksi. Itulah sikap yang benar dalam menantikan akhir zaman"

2 Tesalonika 3:6-13
Pernah dahulu, Gereja dikacaukan oleh pemahaman bahwa Yesus Kristus akan datang segera. Hal ini mengakibatkan mereka bersifat pasif dan kehilangan semangat untuk menjalani hidup yang normal dengan tetap melakukan tugas mereka sebagai pengikut Kristus. Berkaitan dengan pemahaman yang keliru ini, Rasul Paulus menasihatkan Gereja Tesalonika untuk tetap berkarya. Tidak pasif, tetapi terus berkarya dengan tekun dalam menantikan kedatangan hari Tuhan. “Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.” (2 Tes 3:13)

"Tidak jemu-jemu berbuat baik adalah bukti dari iman, kewaspadaan dan kesaksian"

Perenungan

  • Dalam pertumbuhan iman Anda saat ini, Anda cenderung melangkah maju atau mundur? Mengapa?
  • Apa yang sudah Anda lakukan untuk menunjukkan iman dan tetap waspada dalam mewartakan kabar baik Yesus Kristus sambil menantikan kedatangan hari Tuhan?
  • Pernahkah Anda jemu dalam berbuat baik? Mengapa? Hal apa yang harus Anda benahi?

Comments