Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Renungan Warta, 26 Desember 2010

diposkan pada tanggal 15 Des 2010 18.19 oleh Essy Eisen   [ diperbarui27 Des 2010 13.08 ]
Allah hadir dalam penderitaan untuk memberikan kemenangan

Yesaya 63:7-9
Nabi Yesaya menegaskan akan kasih setia Tuhan yang tidak terhingga. Sebab Allah tidak tinggal diam saat umat-Nya mengalami kesusahan dan penderitaan. Allah turut menderita bersama dengan mereka, mengangkat dan menggendong mereka. Di hati Allah, umat-Nya dianggap tidak mengecewakan. Ada optimisme yang tegas bahwa setiap anak-anak-Nya mampu untuk membuka hati terhadap kasih setia Tuhan yang tak berkesudahan itu.

Di manakah Allah saat kita menderita? Allah bersama dengan kita, mengangkat dan menggendong kita!


Mazmur 148
Segenap ciptaan seumpama sebuah kelompok musik simfoni yang terdiri dari beragam alat musik yang berpadu menjadi sebuah harmoni yang indah untuk memuliakan Allah. Ini merupakan gambaran bahwa bagaimana kita juga dapat memuliakan Allah. Secara individual maupun kolektif bersama-sama dengan orang percaya lainnya.

Bagaimana perpaduan 'pujian kehidupan' kita selama ini,
apakah sudah menyatakan harmoni yang indah untuk kemuliaan Allah?


Matius 2:13-23

Yusuf berkenan untuk melindungi bayi yang dikandung Maria. Ia setia terhadap panggilan Tuhan. Pengungsian ke Mesir mengingatkan kita akan perjalanan keluarga Israel ke Mesir, yang kemudian kembali pulang ke kampung halaman sebagai tanda pemeliharaan Allah. Herodes takut takhtanya direbut oleh Kristus. Ketakutannya melahirkan tindakan yang bengis dan kejam. Tetapi kekuasaannya tidak berlangsung lama. Walaupun Nazaret adalah daerah yang kecil, tetapi berita besar dari Allah dimulai di sana. Kepeduliaan Allah sungguh memihak kepada yang kecil.

Semasa di dalam kandungan perjalanan Yesus tidak mudah. Ini menjadi bukti bahwa Allah hadir bersama-sama dengan orang-orang yang menderita. Allah turut merasakan penderitaan manusia.


Ibrani 2:10-18
Karya Allah di dalam Yesus Kristus menjadikan setiap orang yang percaya kepada-Nya menjadi saudara-saudara-Nya. Dalam karya-Nya, Yesus Kristus mengalahkan maut. Orang yang berada di dalam Kristus tidak perlu takut lagi kepada maut, karena maut hanya menjadi sebuah langkah untuk menuju kepada keabadian. Karena Yesus Kristus sudah menempuh pencobaan dan menang, maka Ia dapat menolong setiap orang yang mendapatkan pencobaan untuk memperoleh kemenangan.

Yesus Kristus sungguh Juruselamat. Ia telah menempuh titik kelam kehidupan dan menang. Ia dapat menolong setiap orang untuk beroleh kemenangan yang sama.

Perenungan


  • Apa yang dilakukan Allah saat manusia mengalami beban kehidupan
  • Apa arti penderitaan dan kemenangan Yesus Kristus bagi orang Krisitiani?
  • Bagaimana pertolongan Allah nyata di tengah-tengah penderitaan yang Anda alami?
Comments