Kegiatan‎ > ‎Artikel Bina Iman‎ > ‎

Waspadalah, waspadalah!

diposkan pada tanggal 2 Des 2011 07.10 oleh Essy Eisen
Mrk 13: 24-37

Minggu ini adalah minggu pertama dalam kalender gerejawi, yang berarti minggu ini adalah tahun baru gerejawi. Berbeda dari tahun baru yang dirayakan pada tanggal 1 Januari dengan pesta pora dan kembang api, Minggu Advent Pertama dimaknai sebagai saat pertobatan. Warna ungu yang dipasang di gedung gereja dan stola pendeta dimaksudkan untuk mengingatkan kita pada pentingnya berbalik dari dosa dan kembali kepada jalan Allah. Mengapa tahun baru gerejawi dimulai dengan ajakan bertobat?

Minggu-minggu Advent dalam kalender gerejawi mempunyai dua fungsi. Yang pertama, kita diingatkan pada penantian lama Umat Israel akan Mesias yang dijanjikan Allah. Ratusan jika tidak ribuan tahun telah lewat sejak Allah menjanjikan kedatangan Dia yang membawa kelepasan bagi Umat Israel dan bahkan umat manusia. Dalam empat minggu ini, kita diajak menyelami suasana penantian yang ditandai dengan kegelisahan, kejemuan tetapi juga keyakinan bahwa suatu hari nanti Allah pasti menggenapi janjiNya. Dan benar, Allah menggenapi janjiNya melalui inkarnasi PutraNya dalam diri manusia Yesus Kristus yang lahir di Bethlehem lebih dari dua ribu tahun yang lalu. Selama masa penantian itu, kita saksikan dalam Perjanjian Lama bahwa Umat Israel terkadang melupakan Allah dan berbalik untuk mengikuti ilah-ilah lain dan hidup dalam dosa. Berkaca dari pengalaman itu, kita diundang untuk hidup dalam pertobatan.

Yang kedua, sesungguhnya kita juga sedang berada dalam masa penantian. Umat Israel menunggu lama sampai inkarnasi Anak Allah dalam diri Yesus Kristus. Demikian juga kita sudah menunggu hampir dua ribu tahun lamanya untuk kedatangan kembali Yesus Kristus. Dia akan datang kembali, begitu janjiNya dalam Mrk 13. Ia akan kembali datang ke dunia ini bukan dalam diri bayi lemah di Bethlehem seperti kedatanganNya yang pertama. Ia akan datang kembali “dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaanNya.” Kedatangan pertamaNya memang sunyi senyap dan hanya didengar oleh para gembala dan orang majus. Kedatangan keduaNya akan jelas terlihat dan diketahui semua pihak. Malaikat-malaikatNya akan mengumpulkan orang-orang pilihanNya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit (Mrk 13: 27). Bagaimanakah kita harus hidup sambil menunggu kedatanganNya yang kedua kali? Tuhan Yesus sendiri memberi nasihat, “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.” Dia ingin kita selalu waspada akan hari dan jamnya karena kita tidak tahu kapan pastinya, sama seperti Umat Israel yang tidak tahu hari, tanggal dan jam inkarnasi Tuhan Yesus lebih dari dua ribu tahun yang lalu. Karena kita tidak tahu waktu persisnya, kita perlu selalu hidup dalam pertobatan. Kita tidak boleh jemu, lengah dan lupa bahwa Dia akan datang lagi “untuk menghakimi orang yang hidup dan mati.” Kita juga tidak perlu hidup dalam kegelisahan menunggu kedatanganNya jika setiap hari kita berbalik dari dosa dan kesalahan kita menuju hidup yang sesuai dengan kehendakNya.

Selamat memasuki masa Advent, selamat bertobat, selamat berwaspada!

(Agustian N. Sutrisno)
Comments