Kegiatan‎ > ‎Komisi Anak‎ > ‎

13 Mei 2012

diposkan pada tanggal 10 Mei 2012 23.52 oleh Merry Takasowa
Jika pada minggu lalu kami mengajarkan mengenai kisah Daud yang berinisiatif untuk berbuat kebaikan dengan membiarkan Saul hidup, hari ini kami akan menceritakan mengenai Saul yang tidak dapat mengendalikan pikirannya dan membiarkan rasa iri memenuhi hatinya karena melihat Daud dipuji-puji oleh orang lain karena telah membuhuh berlaksa-lakasa lawannya. (1 samuel 18:6-9). Melalui cerita ini anak diharapkan dapat mengendalikan pikiran dari hal-hal yang tidak berkenan dihadapan Tuhan. Dalam hal ini orang tua terpanggil untuk:
  • meneladani Daud, yang dapat mengendalikan pikirannya dan menjadi teladan bagi anak-anak
  • Mengajar anak bahwa pengendalian pikiran itu sangat penting
     
Comments