Salah satu Badan Pelayanan Jemaat dalam bentuk Tim yang bertugas untuk menganalisa, meneliti, merencanakan, mengkonsultasikan dan mengevaluasi upaya-upaya Pembangunan Jemaat di dalam Jemaat.*** Pembangunan Jemaat adalah upaya kami untuk merencanakan dan melaksanakan proses-proses perubahan secara menyeluruh, terpadu, terarah dan bersinambung dalam segala lingkup kami juga dalam hubungan timbal balik dengan masyarakat di mana kami hidup dan berkarya. Ini ditempuh agar kami mampu mewujudkan persekutuan serta melaksanakan kesaksian dan pelayanan sesuai dengan kehendak Allah di dalam Kristus di tempat Allah memanggil dan mengutus kami.
Secara garis besar pembangunan jemaat dilaksanakan melalui:
- Pemberdayaan seluruh anggota GKI dan kelompok-kelompok pelayanan dalam Jemaat sebagai pelaku-pelaku pembangunan jemaat dengan mendayagunakan talenta-talenta yang dikaruniakan oleh Tuhan kepada mereka serta memanfaatkan potensi-potensi dan kemungkinan yang ada dalam Jemaat
- Perwujudan dan pembinaan kepemimpinan yang melayani dan efektif
- Perumusan Visi Misi Jemaat yang melibatkan jemaat secara keseluruhan dengan mempertimbangkan Visi dan Misi GKI sebagai arah bersama
- Penyusunan, pelaksanaan dan pengevaluasian program pelayanan jemaat yang mengacu kepada Visi dan Misi Jemaat, dengan merespons pada perkembangan dan persoalan kemasyarakatan dan kebudayaan di lingkungan
- Penyusunan struktur pelayanan dan struktur organisasi Jemaat yang tepat bagi kehidupan dan karya Jemaat dalam lingkungan
- Pelaksanaan dan pengembangan proses-proses komunikasi timbal balik ke segala arah dan seluas mungkin antaranggota dan antar kelompok dalam Jemaat
- Pelaksanaan dan pengembangan proses-proses pengambilan keputusan di setiap lingkup pelayanan Jemaat maupun dalam lingkup Jemaat secara keseluruhan, dengan cara-cara yang tepat sehingga keputusan-keputusan yang diambil dapat diterima, didukung dan dilaksanakan oleh mereka yang terlibat di dalamnya
- Penanganan dan penyelesaian secara efektif dan konstruktif terhadap masalah-masalah yang muncul dalam Jemaat, yang disebabkan oleh faktor-faktor internal maupun eksternal agar kesatuan Jemaat dapat tetap terpelihara dan karya Jemaat dapat tetap diwujudnyatakan
|
|