Melayani Untuk Menghadirkan Berkat

Post date: Jul 21, 2018 5:48:50 AM

Paulus dalam surat kirimannya kepada jemaat di Korintus menjelaskan ketulusan dan keteguhan hatinya untuk melayani dengan menyebarkan karya keselamatan Kristus. Ia meninggalkan dirinya yang lama, ia dicurigai orang Yahudi dan dibenci orang Roma, dan ia tetap mengambil resiko tersebut karena perjumpaannya dengan Allah merupakan suatu kemurahan hati Allah, sehingga ia tidak putus asa dalam melayani dan menyampaikan kabar baik.

Ia sadar, pelayanan yang dijalaninya bukan untuk membuat dirinya sendiri dikenal banyak orang, bukan hanya untuk memperbaiki citranya yang sebelumnya buruk, ia masih terbatas dan membutuhkan bantuan, namun apa yang dilakukannya adalah atas kebenaran dan kehendak Allah sendiri. Keteguhan Paulus ada karena ia percaya pada janji Allah, sebab dalam gelap akan terbit terang (ay. 2), ia yakin pelayanan yang dilakukan tidak akan pernah sia-sia karena ia membagi berkat Allah yang tercurah kepadanya kepada sesama apapun yang terjadi.

  1. Menurut anda, apakah melayani dapat menghadirkan berkat?
  2. Adakah faktor dari dalam diri yang bisa menghambat pelayanan?
  3. Sikap dan tindakan seperti apa yang harus anda tunjukan saat mengalami kendala-kendala tersebut?
  4. Adakah kerinduan dari dalam diri anda untuk mencontoh Paulus dalam melayani Tuhan dan sesama?
  5. Maukah anda menjawab panggilan Tuhan untuk bersama-sama menjadi rekan pelayanan-Nya untuk melayani sesama?

22 Juli 2018

CMP