Mengikuti Yesus di jalan kemuliaan-Nya

Post date: Mar 15, 2018 8:02:30 AM

  1. Hidup diwarnai oleh beragam pilihan untuk diambil dan dijalani. Setiap pilihan yang diambil dilatarbelakangi oleh alasan-alasan tertentu. Alasan yang kita kemukakan dalam mengambil sebuah pilihan, memengaruhi pilihan yang kita ambil dan dampak dari pilihan itu. Jika alasannya untuk mementingkan diri sendiri saja, maka biasanya relasi kita dengan sekitar kita dapat menjadi dingin dan kaku. Tetapi alasan yang lahir dari kedewasaan iman spiritual, yaitu saat kita juga memikirkan apa yang menjadi kebutuhan orang-orang di sekitar kita, akan membuat pilihan yang kita ambil akan menjadi jembatan bagi terbinanya relasi yang hangat dan dinamis serta memberikan pengaruh kebaikan yang nyata bagi sesama ciptaan. Kematian Kristus di atas kayu salib adalah sebuah pilihan hidup dan jalan yang mulia. Sebab pilihan untuk menjalani kasih yang selalu memberi dan berkorban demi kebaikan sesama itu, pada akhirnya mengubahkan hidup banyak orang serta tata cara bagaimana dunia ini diperbaiki dari kejahatan dosa. Saat beberapa orang Yunani ingin bertemu Yesus, apa yang lalu Yesus sampaikan kepada mereka yang ingin bertemu dengan Yesus?
  2. Jika seumpamanya Anda mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Yesus, apa yang ingin Anda tanyakan kepada-Nya?
  3. “Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.”. Apakah kaitan kata-kata Yesus ini dengan kematian yang akan Ia jalani menurut Anda?
  4. Apakah kasih harus selalu ditunjukkan dengan pengorbanan? Mengapa?
  5. Apakah jalan mulia yang ditempuh Yesus turut memengaruhi hidup Anda yang mengikuti-Nya? Dalam hal apa sajakah?

Minggu 18 Maret 2018

EE